Sekretariat : Jl.Raya Kacangan Kode Pos 57384 Telepon (0271)7893066 http://www.k3sandong.blogspot.com
Minggu, 19 April 2015
Jumat, 01 Februari 2013
KISI-KISI UN SD T.P.2012/2013
Bagi sekolah yang belum mempunyai kisi-kisi UN Sekolah dasar Tahun Pelajaran 2012/2013 silakan download di sini
Kamis, 31 Januari 2013
POS UN 2013 DAN PERMENDIKBUD NO.3/2013
Bagi anda para Kepala Sekolah Dasar / Guru yang menginginkan Prosedur Operasi Standar ( POS ) Ujian Nasional ( UN ) Tahun 2013 silakan download di sini.
Untuk Permendikbud Nomor 3 Tahun 2013 tentang Kriteria Kelulusan, silakan download di sini.
Dan tata tertib Pengawas Ujian Nasional Tahun 2013 silakan download di sini.
Untuk Permendikbud Nomor 3 Tahun 2013 tentang Kriteria Kelulusan, silakan download di sini.
Dan tata tertib Pengawas Ujian Nasional Tahun 2013 silakan download di sini.
Sabtu, 20 Oktober 2012
KARAKTER BANGSA
Pengertian Karakter, Karakter Bangsa, dan Pembangunan
Karakter Bangsa
Pengertian
Karakter, Karakter Bangsa, dan Pembangunan Karakter Bangsa
1. Karakter
Karakter adalah nilai-nilai yang
khas-baik (tahu nilai kebaikan, mau berbuat baik, nyata berkehidupan baik, dan
berdampak baik terhadap lingkungan) yang terpateri dalam diri dan
terejawantahkan dalam perilaku. Karakter secara koheren memancar dari hasil
olah pikir, olah hati, olah raga, serta olah rasa dan karsa seseorang atau
sekelompok orang. Karakter merupakan ciri khas seseorang atau sekelompok orang
yang mengandung nilai, kemampuan, kapasitas moral, dan ketegaran dalam
menghadapi kesulitan dan tantangan.
2. Karakter Bangsa
Karakter bangsa adalah kualitas
perilaku kolektif kebangsaan yang khas-baik yang tecermin dalam kesadaran,
pemahaman, rasa, karsa, dan perilaku berbangsa dan bernegara sebagai hasil olah
pikir, olah hati, olah rasa dan karsa, serta olah raga seseorang atau
sekelompok orang. Karakter bangsa Indonesia akan menentukan perilaku kolektif
kebangsaan Indonesia yang khas-baik yang tecermin dalam kesadaran, pemahaman,
rasa, karsa, dan perilaku berbangsa dan bernegara Indonesia yang berdasarkan
nilai-nilai Pancasila, norma UUD 1945, keberagaman dengan prinsip Bhinneka
Tunggal Ika, dan komitmen terhadap NKRI.
3. Pembangunan Karakter Bangsa
Pembangunan Karakter Bangsa adalah
upaya kolektif-sistemik suatu negara kebangsaan untuk mewujudkan kehidupan
berbangsa dan bernegara yang sesuai dengan dasar dan ideologi, konstitusi,
haluan negara, serta potensi kolektifnya dalam konteks kehidupan nasional,
regional, dan global yang berkeadaban untuk membentuk bangsa yang tangguh,
kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, bergotong royong, patriotik,
dinamis, berbudaya, dan berorientasi Ipteks berdasarkan Pancasila dan dijiwai
oleh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Senin, 01 Oktober 2012
UKG TAHAP II KAB.BOYOLALI
UKG Tahap II Kabupaten Boyolali akan segera diselenggarakan pada bulan Oktober ini. Untuk itu kepada para guru yang telah bersertifikasi dimohon untuk mempersiapkan diri menghadapi Uji Kompetensi Guru ( UKG ). Sudah dikemukakan di awal-awal bahwa UKG hanyalah bertujuan untuk pemetaan guru, selain itu juga agar guru benar-benar menjadi guru profesional seperti apa yang diharapkan oleh pemerintah. Kepada para guru peserta UKG, jadwal, tempat UKG telah dijadwalkan dan telah diatur. Peserta dan jadwal seluruh kabupaten Boyolali dapat mengunduh di sini. Sedangkan untuk Kecamatan Andong dapat diunduh di sini.
Selasa, 25 September 2012
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BUDAYA DAN
KARAKTER BANGSA MELALUI INTEGRASI MATA PELAJARAN, PENGEMBANGAN DIRI,
DAN BUDAYA SEKOLAH
A. Prinsip dan Pendekatan Pengembangan
Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa
Pada prinsipnya, pengembangan budaya dan karakter bangsa tidak
dimasukkan sebagai pokok bahasan tetapi terintegrasi ke dalam mata pelajaran,
pengembangan diri, dan budaya sekolah. Oleh karena itu, guru dan sekolah
perlu mengintegrasikan nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan budaya
dan karakter bangsa ke dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP),
Silabus dan Rencana Program Pembelajaran (RPP) yang sudah ada.
Berikut prinsip-prinsip yang
digunakan dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa.
1.
Berkelanjutan;
mengandung makna bahwa proses pengembangan nilai-nilai budaya dan karakter
bangsa merupakan sebuah proses panjang, dimulai dari awal
peserta didik masuk sampai selesai dari suatu satuan pendidikan.
2.
Melalui semua mata pelajaran, pengembangan diri, dan budaya sekolah; mensyaratkan bahwa proses pengembangan
nilai-nilai budaya dan karakter bangsa dilakukan melalui setiap mata pelajaran,
dan dalam setiap kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler.
3.
Nilai tidak diajarkan tapi dikembangkan; mengandung makna bahwa materi nilai budaya dan
karakter bangsa bukanlah bahan ajar
biasa.
Materi pelajaran biasa digunakan sebagai bahan
atau media untuk mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa.
4. Proses pendidikan dilakukan peserta didik
secara aktif dan menyenangkan; prinsip ini menyatakan bahwa proses pendidikan nilai budaya dan karakter
bangsa dilakukan oleh peserta didik bukan oleh guru. Guru menerapkan prinsip ”tut wuri handayani”
Perencanaan dan pelaksanaan pendidikan budaya dan karakter bangsa dilakukan oleh kepala sekolah, guru,
tenaga kependidikan (konselor) secara bersama-sama sebagai suatu komunitas
pendidik dan diterapkan ke dalam kurikulum melalui hal-hal berikut ini.
1.
Program Pengembangan Diri
Dalam program pengembngan diri,
perencanaan dan pelaksanaan pendidikan budaya dan karakter bangsa
dilakukan melalui pengintegrasian
ke dalam kegiatan sehari-hari sekolah yaitu melalui hal-hal berikut.
a. Kegiatan rutin sekolah
Contoh kegiatan ini adalah
upacara pada hari besar kenegaraan, pemeriksaan kebersihan badan (kuku, telinga, rambut, dan lain-lain) setiap hari Senin, beribadah bersama
atau shalat bersama setiap dhuhur (bagi yang beragama Islam), berdoa waktu mulai dan selesai pelajaran, mengucap salam bila bertemu
guru, tenaga kependidikan, atau teman.
b.
Kegiatan spontan
Contoh kegiatan itu: membuang
sampah tidak pada tempatnya, berteriak-teriak sehingga mengganggu pihak lain,
berkelahi, memalak, berlaku tidak sopan, mencuri, berpakaian tidak senonoh.
c. Keteladanan
Misalnya, berpakaian rapi,
datang tepat pada waktunya, bekerja keras, bertutur kata sopan, kasih sayang,
perhatian terhadap peserta didik, jujur, menjaga kebersihan.
d. Pengkondisian
Misalnya, toilet yang selalu bersih, bak sampah ada
di berbagai tempat dan selalu dibersihkan, sekolah terlihat rapi dan
alat belajar ditempatkan teratur.
2.
Pengintegrasian dalam mata pelajaran
Pengembangan nilai-nilai pendidikan budaya dan karakater bangsa
diintegrasikan dalam setiap pokok bahasan dari setiap mata pelajaran. Nilai-nilai tersebut
dicantumkan dalam silabus dan
RPP.
3.
Budaya Sekolah
Budaya sekolah cakupannya
sangat luas, umumnya mencakup ritual, harapan, hubungan, demografi, kegiatan
kurikuler, kegiatan ekstrakurikuler, proses mengambil keputusan, kebijakan
maupun interaksi sosial antarkomponen di sekolah.
Jumat, 21 September 2012
RAPAT DINAS KS SD
Rapat Dinas Kepala Sekolah Dasar se Kecamatan Andong, Jumat, 21 September 2012 salah satu agendanya adalah persiapan pelaksanaan Ulangan Tengah Semester I tahun Pelajaran 2012/2013 yang pelaksanaannya pada tanggal 8 s.d. 13 Oktober 2012. Bapak Beni Supadmono, S.Pd. selaku Pengawas TK/SD/SDLB memberikan pengarahan agar pelaksanaan UTS benar-benar dipersiapkan dengan baik agar dapat mendapatkan hasil yang maksimal. Hal-hal yang perlu dipersiapkan adalah Jadwal UTS, tata Tertib peserta, daftar hadir peserta, rambu-rambu pelaksanaan, Surat Keputusan Kepanitiaan UTS, Denah Tempat Duduk Siswa. Diharapkan pelaksanaan UTS sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Setelah selesai pelaksanaan segera dikoreksi dan ditindaklanjuti. Demikian pengarahan dari Bapak Pengawas TK/SD/SDLB.
Langganan:
Postingan (Atom)